Tentang Aqwam
Resensi Buku
Dapur Aqwam
Kolom Aqwam
Komentar Pembaca
katalog
Segera Terbit Buku Baru Best Seller
Imprint
Aqwam Aqwamedika
News Update
Polling
Pendapat Anda tentang kualitas bahasa buku-buku AQWAM?
 
Kolom Aqwam
Judul
Total Football Vs Catenaccio Cetak halaman ini

Setelah mengalami penundaan beberapa lama, akhirnya partai persahabatan yang ditunggu-tunggu antara AQWAM versus AL QOWAM terlaksana. Sabtu, 12 April 2008 menjadi waktu yang disepakati. Lapangan Sepakbola Gonilan pun dipilih sebagai venue yang dipilih, dengan AQWAM sebagai tuan rumah.

Antusiasme membuncah di kalangan kru AQWAM. Bahkan Adib, yang biasanya berkutat dengan akurasi terjemahan,  rela membeli sepatu baru untuk menghadapi partai tersebut. Strategi dan taktik pun dikonsep. Tak urung Yasir, Adib, dan Mustarom membahas tentang formasi dan strategi yang akan dipakai dalam partai perdana AQWAM di luar latihan reguler itu. Akhirnya diputuskan 4-4-2 diamond sebagai formasi yang dipilih, dengan Mustarom sebagai kapten tim.

Pertandingan diawali dengan sesi foto bersama masing-masing tim, dilanjutkan dengan pengantar dari Tony Ahmad, Manejer HRD AQWAM  yang saat itu bertindak sebagai wasit. AQWAM yang mendapatkan bola pertama mengawali pertandingan dengan sebuah peluang emas melalui Yahya. Memanfaatkan umpan terobosan Mustarom, lajang yang biasa menggawangi editor  bahasa tersebut berhasil lolos dari jebakan off-side, sayang tendangannya masih bisa diblok kiper lawan. Peluang kedua didapatkan melalui Afif, yang diimpor dari Ar-Risalah, namun tembakannya masih melenceng di sisi kiri gawang Al Qowam, meski kiper sudah out of position.

 

Secara umum, pertandingan babak pertama berjalan cukup alot, dengan AQWAM lebih banyak menguasai pertandingan. Namun sayang, kerjasama lini depan yang kurang padu dan overlapping posisi antara Abbas dan Yahya membuat penguasaan bola terasa mubazir. Sesekali AL QOWAM yang dimotori sang Komisaris, Hawin Murtadlo,   melakukan serangan balik. Namun, tidak ada manuver yang cukup membahayakan gawang AQWAM. Babak pertama pun diakhiri dengan kedudukan masih imbang 0-0.  

 

Tim Squad AQWAM
ACTION: Skuad AQWAM berpose sebelum pertandingan melawan AL QOWAM

 

 

Tidak beruntung

Menjelang babak kedua, AQWAM merubah strategi. Yasir, Ferry, Umar, dan Anas masuk menggantikan Yahya, Udin, Afif, dan Wahyudin. Formasi pun berganti. Kali ini 4-2-3-1 dipakai sebagai formasi andalan, dengan Abbas sebagai penyerang tunggal. Pergantian tidak hanya terjadi diantara pihak yang bertanding, bahkan wasit juga diganti. Kali ini Agus dari AL QOWAM ditunjuk sebagai wasit.

 

Pergantian formasi dan masuknya darah baru, terutama Yasir, terbukti semakin memperkuat serangan AQWAM. Babak kedua mutlak dikuasai AQWAM. Bahkan bola banyak bergulir di daerah pertahanan Al Qowam. Namun sayang, permainan cantik ala total fotball tidak cukup untuk membongkar benteng pertahanan AL QOWAM yang menerapkan strategi bertahan total ala catenaccio. Gelombang serangan AQWAM terus membombardir daerah pertahanan AL QOWAM. Peluang demi peluang pun berdatangan, namun tidak ada satupun yang berbuah gol. Termasuk tembakan lemah Mustarom yang tinggal berhadap-hadapan dengan kiper. Bahkan, karena frustasi akan lemahnya penyelesaian akhir, Ihsan yang berposisi sebagai kiper pun sempat maju ke depan.

 

Terlalu asyik menyerang, gawang AQWAM akhirnya harus kecolongan lewat sebuah aksi solo run striker AL QOWAM. Ketinggalan 1-0, AQWAM semakin meningkatkan intensitas serangannya. Umpan Umar dari sayap kanan gagal dikonversikan oleh Andi, yang masuk menggantikan Adfan, menjadi sebuah gol. Bisa dikatakan itulah peluang terbaik sepanjang pertandingan, karena gawang sudah kosong, dan Andi tinggal mencocor bola ke gawang. Lemahnya penyelesaian akhir ditengarai sebagai penyebab kekalahan AQWAM kali ini.

 

"Kita terlalu asyik bermain satu dua, dan tidak ada yang berani menembak dari luar kotak penalti. Striker kita pun kurang gesit dan beringas," komentar Adib menyikapi kegagalan timnya mencetak gol. Menanggapi kemenangan timnya, kru AL QOWAM menyatakan bahwa AQWAM hanya kurang beruntung.

 

"Secara teknik, kami kalah dengan AQWAM. Bahkan kami tidak diberi kesempatan untuk mengalirkan bola melewati garis tengah, terutama di babak kedua. Namun patut dicatat, bahwa keberuntungan tidak selalu memihak pihak yang di atas kertas lebih baik. Hidup ini juga perlu keberuntungan," tukas salah seorang kru AL QOWAM filosofis.

 

"Kita balas di pertemuan kedua bulan depan. Apalagi dengan skuad yang lebih komplet dengan kemungkinan tampilnya Nur Kholiq dan Arif yang kemarin urung tampil. Kami juga akan mencoba menerapkan strategi baru untuk menghadapi partai kedua di kandang mereka," kata Mustarom. Meski secara permainan dipuji, namun masih banyak PR yang harus diselesaikan oleh skuad AQWAM untuk menghadapi second leg di kandang AL QOWAM bulan depan, terutama lini depan. So, tunggu aksi kami selanjutnya bulan depan…

 

Line Ups:AQWAM (4-4-2): Ihsan – Hapsoro, Adib, Ma'ruf, Udin (Ferry 45') – Wahyudin (Anas 45’), Afif (Umar 45'), Adfan (Andi 70'), Mustarom – Yahya (Yasir 45'), Abbas.

 

Subs not used: Bambang, Tony, Wawan, Ripto. 

 

Cheerleaders: Reza, Habib, Bian.


Favorit-kan! (34) | Kutip ke dalam situs anda | Dilihat: 378

  Komentar (4)
cheerleaders..........
Komentar oleh: brohabib, pada 17-04-2008 23:51
enak aje ane dibilang cheerleaders, ane pan photographer waktu itu... inget: photographer.... eh ape photographer same ame cheerleader ye... pan sama-sama penggembire... Ya wes lah dibilang cheerleaders juga kagak pape... Sekalian konperensi pers, ane kagak ade di gambar itu... *bingung mode on* (mau seneng ape nyesel nggak ikutan kepoto)
Kurang Prediksi
Komentar oleh: Alamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya , pada 18-04-2008 18:44
Saya sudah mengira, formasi yang diusulkan menjadi awal kegagalan team, sebenarnya masih bisa diatasi jika pemain penyerang Mustarom digantikan Reza. Sayang, malah diposisikan sebagai cherleader. seharusnya terbalik. Untuk pertandingan selanjutnya mohon sebagai pelajaran, afwan wa syukron akh... Bravo en Viva akh Reza!
Komentar oleh: Alamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya , pada 20-04-2008 17:37
kalo lg foto senyum donk,walaupun kalah tetap semangat.jangan malu2in.masak kalah sama al- qowam. :cry
total football VS Catenaccio
Komentar oleh: Alamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya , pada 14-05-2008 14:25
Aqwam kalah soalnya bos hrd nya ngga ikutan sich.....coba ikut....tambah kebobolan dah tuh .....................................

  • Silakan memberi komentar yang sesuai dengan artikel.
  • Komentar menggunakan bahasa yang sopan, baik, dan tidak menyinggung orang lain.
  • Semua komentar akan dimoderasi.
  • *Refresh* browser anda untuk mendapatkan kode keamanan yang baru, jika anda kesulitan melihat kode keamanan yang ditampilkan.
Nama:
E-mail:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar:



Kode:* Code
Beritahu saya jika ada komentar baru