|
|
|
Memaknai Tahun Baru Hijriyah |
|
Oleh: Bambang Sukirno Sang waktu terus berjalan. Tak terasa kita masuki tahun baru 1429 hijriyah. Itu artinya, hijrah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Beserta para sahabatnya ke madinah telah berumur 1429 tahun. Sebuah peristiwa bersejarah yang patut dikenang. Di dalamnya terkandung makna dan keteladanan untuk sebuah pengorbanan sejati. Yang mengapresiasikan perlawanan akan kebatilan, sekaligus, sikap konsisten mengedepankan kepentingan misi dari kepentingan apapun. Agar ia tetap lestari dan terjaga dari kepunahan. Meski karenanya harus berdarah-darah. Dan karenanya juga, mereka harus meninggalkan negeri, harta, sanak, dan handai-taulan tercinta. Jadilah komentator pertama! | Favorit-kan! (51) | Kutip ke dalam situs anda | Dilihat: 375 |
|
|
|
|
Bertemu Dalam Buku |
|
|
Oleh: Fahrur Mu'is Penulis Sedekah Tanpa Uang "Saya pembaca buku Sedekah Tanpa Uang asal Aceh. Berkat membaca buku itu, saya jadi bersemangat melakukan kebaikan." 085261673XXX Komentar (10) | Favorit-kan! (51) | Kutip ke dalam situs anda | Dilihat: 428 |
|
|
|
|
Sedekah Tulisan |
|
|
Oleh: Fahrur Mu'is Penulis Sedekah Tanpa Uang Empat tahun terakhir ini, saya seringkali menjadi ustadz dadakan alias pengisi pengganti. Karena ustadznya berhalangan, maka panitia minta tolong agar saya bersedia menggantinya. Dengan bersenjatakan kata "minta tolong" umumnya panitia menaklukkan hati saya. Komentar (13) | Favorit-kan! (63) | Kutip ke dalam situs anda | Dilihat: 936 |
|
|
|
|
Mengasah Keterampilan |
|
|
Fahrur Mu'is Penulis dan editor buku Islam Baru-baru ini ada teman yang mengeluh. Seiring dengan rutinitas mengedit setiap hari, katanya, ilmu dan kemampuannya tidak bertambah. Bahkan, imbuhnya, cenderung menurun. Mengapa? Bukankah banyak jam terbang berarti tambah ketrampilan? Bukankah banyak pengalaman berarti tambah keahlian?
Komentar (10) | Favorit-kan! (65) | Kutip ke dalam situs anda | Dilihat: 712 |
|
|
|
|
|